Sabtu, 31 Januari 2015

#30HariMenulisSuratCinta

#3 Buat bapak

Selamat hari minggu bapak..
Selalu bersemangat setiap hari, ngga kenal capek meski kerja dari pagi sampai malam. Tapi tetep curhat ngeluh capek Cuma sama mamah~
Bapak yang njawani  banget, kalem tapi kalo marah serem,
Anakmu ini sayaaaaang banget padamu. Pak. Cuman gengsinya aduhai ~
buat ungkapin rasa sayangnya itu
Pak, anak sulungmu ini lagi menyelesaikan studi S-1 nya nih. Bocahnya keras kepala ampun-ampunan, banyak dosanya, sering ngelawan bapak pula :’)
Lebih deket sama mamah, tapi kalo ada maunya pasti ke bapak.

Ada rasa rasa haru, kalo liat bapak pulang malam dari pabrik.
Pasti rasa capeknya luarbiasa..
Maafkan anakmu ini pak, belum bisa jadi yang terbaik.
Maafkan juga belum bisa, berangkatin mamah sama bapak umroh.. terlebih ibadah haji.
Tapi as soon as possible, ya pak..
Semoga bapak sehat terus, seger terus, aamiin aamiin
Dari anak sulungmu, yang 22 tahun lalu engkau beri nama lengkap
“Siti Fatimah”


1 Februari 2015

@ifaaat07

Jumat, 30 Januari 2015

#30HariMenulisSuratCinta

#2 untuk mamah yang kasihnya sempurna

Manusia memang tidak ada yang sempurna, tapi aku amat sangat yakin kalau kasih sayang seorang mamah itu amat sangat sempurna.
Dari belum adanya kita sampai saat kita dewasa sekarang, aku berani jamin kasih sayangnya masih utuh atau bahkan meningkat setiap saat..
Maaah, ini anakmu .. usianya sudah dua puluh dua tahun
Mandiri? Ah ya ampun belum rasa rasanya.. masih amat sangat ketergantungan sekali dalam keseharian. Belum banyak yang bisa dibanggakan dari seorang “aku” mah. Anak sulung mamah, yang belum menyelesaikan studi S-1 nya, alasannya klasik mah. “agak terlambat karena pekerjaan, belum bisa bagi waktu antara keduanya.”
Jangan bosen ya mah, menegur anak keras kepala macam aku ini.
Jangan bosen juga mendoakan dalam setiap mamah sholat
Sehat terus dalam keseharian, mah..

Kalau Cuma kata kata sih, nggak akan bisa ukur tingkat kasih sayang mamah ke anaknya.
Mamah sering bilang kalau, anak itu penting dan segalanya pokoknya....
Untuk anak itu, ya kaki jadi kepala kepala jadi kaki.
Segalanya dilakukan demi anak.
Doakan anakmu ini berhasil ya mah.
Aku doakan mamah sehat terus
Doakan agar dia cepat lulus dan wisuda juga
Agar tak terlena dengan pekerjaannya sekarang. Ya, karena jika selesai studi-nya, aku wajib lebih giat lagi dalam mencari pundi-pundi rupiah. Oh iya, atau bahkan melanjutkan jenjang kuliah berikutnya.

Teruntuk mamah yang kasihnya amat sangat sempurna, anakmu ini amat sangat mencintaimu. Iya itu aku J
30 Januari 2015

@ifaaat07

Kamis, 29 Januari 2015

#30HariMenulisSuratCinta

#1 Surat Pertama

Menulis surat cinta bukan perkara mudah, apalagi konsistensi untuk tetap menulis setiap hari, di surat pertama ini saya persembahkan untuk segenap penggagas dan kru yang bertugas @poscinta @adimasnuel dan yang lainnya. Ini tahun pertama saya bergabung di #30HariMenulisSuratCinta . selamat menikmati surat – surat cinta saya ya!
Perempuan yang hari-harinya dipenuhi cinta, cinta dari sang pencipta, orangtua, serta keluarga..l
Perempuan yang kini dikelilingi anak anak dari senin hingga sabtu, terbayang betapa cintanya anak anak tersebut kepada perempuan itu. Dan begitupun sebaliknya.
Ya, perempuan itu saya sendiri
Cinta anak anak itu tulus, apa adanya, meski sering ceplas ceplos sekena-nya
Cinta orang dewasa juga banyak yang tulus, meski saat ini belum saya temukan dari seorang lawan jenis. Masih tertutupi mungkin…
Biarlah mengalir dengan sendirinya ya J
Cinta dari orangtua?
Ah sudahlah jangan ditanya, deskripsi saya tak akan mungkin cukup
Begitu banyak cinta yang beliau berikan dari belum adanya kita, sampai saat ini di usia kita sekarang.
Lalu cinta dari sang pencipta,
Itu apalagi..
Karunia luarbiasa yang seharusnya kita syukuri setiap saat

Inilah surat cinta saya yang pertama, masih mentah dan belum apa apa..
Tak lebih dari perkenalan semata,
Tapi penuh doa dan cinta
Doakan saya selalu konsisten ya!

30 Januari 2015
@ifaaat07



Sabtu, 17 Januari 2015

cerita malam minggu #part4

Malam minggu ketiga di awal 2015
Masih seperti kemarin kemarin, menuangkan ide ide dalam bentuk ketikan dan tulisan
Sesekali melihat beberapa tulisan yang lalu.
Wah.. wah..
Perempuan seumuran saya mungkin umumnya keluar bersama pasangan atau teman sepermainannya.
Pasangan? Saya?
Macam lebaran ya, membicarakan hal ini
Nanti juga ‘dia’ datang pada saatnya
Teman teman?
Kami harus mempersiapkan jadwal jika ingin berkumpul
Kaum urban yang sibuk, peralihan remaja akhir menuju dewasa
Sibuk mencari rupiah atau kelak dollar dan poundsterling
Ha..ha..ha..
Kami malu jika harus minta terus menerus pada orangtua,  
Akan lebih nikmat rasanya jika itu hasil jerih payah sendiri
Orang bilang nikmati dan syukuri itu rupiah dari keringat sendiri
Iya benar

Semoga setiap kami bertemu
Ada banyak cerita dalam proses yang kami lewati
Proses menuju kesuksesan

Yang membanggakan

Kamis, 15 Januari 2015

punya cara lain?

Cari uang itu sulit mudahnya beragam
Ada yang harus jungkir balik
Ada yang menebar senyum
Ada pula yang berleha – leha
Lalu Anda yang mana?

Punya cara lain?
Menilai dalam diam itu enak
Tapi didiamkan berhari hari itu enek
Memangnya saya bakso panas
Didiamkan dulu baru disantap

Diam itu kan emas
Satu quote yang sering wara wiri di telinga
Tapi yang mendiamkan enaknya diremas

Remas sikap buruknya, habis tiada sisa
Penuh intrik yang tidak asik
Tak wibawa tapi jumawa
Ya ampun, ini realita?

Realita muka dua

sajak seadanya

Mau konspirasi apa lagi?
Tak cukup berdiam sendiri?
Tapi bisik sana sini

Kan sudah jelas
Siapalah saya
Yang Cuma dianggap bias
Dibanding Anda? Ya bedalah

Anak kecil yang direbut permennya
Mungkin akan nangis dan marah
Tapi saya tidak mengambil apapun hak Anda
Itu masih penuh dan rapi ditempatnya

Ah
Ya ampun
Saya berhadapan dengan kanak kanak

Dibalik chasing  hampir kepala tiga
morning, Mr. farmer!

have a nice day.

Kayen kidul Kediri, East Java . 22/12/2014


Rabu, 14 Januari 2015




buah naga (pittaya)
merah
manis

sajak anak kemarin sore


Ada tawa yang riang terbayang
Saat anak anak kemarin sore itu datang
Polos, lugu, penuh rasa ingin tahu serta penyayang
Menghibur ketika keluh datang berkepanjangan
Ibu, aku ingin belajar membaca. Ujarnya,
Anak anak kemarin sore yang tak begitu nakal
Tapi punya impian dan cita setinggi langit
Ibu, aku tadi begini dan begitu di rumah. Ujarnya,
Selalu ada cerita tiap mereka datang
Seakan hal wajib disela kegiatan
Andai senyum ini bisa disimpan
Kusimpan dibrankas kuberi kode kerahasiaan
Ah ya.
Kubiarkan senyum senyum ini terus terpancar
Setiap sore setiap saat.

Hey. Terima kasih ya!

cerita malam minggu #part3



Anak anak muda, duduk bersama
Datang dari keluarga berbeda
Sudah kenal lama

Anak anak muda, duduk bersama
Punya planning tingkat dewa
Tapi semangat mereka tidak sama
Proses sukses mereka pun berbeda

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Amat jarang bercengkrama
Selayaknya masih belia

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Pop ice kebanggaan mereka
Kini berubah kopi, wedang atau semacamnya

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Jarang menghibur diri, Sibuk tak terkira
Terbentur setumpuk kerjaan
Yang sama sekali tidak ringan

Anak anak yang beranjak dewasa
Berkumpul bersama
Kembali Bercengkrama


Senin, 12 Januari 2015




bunga buah naga di malam hari, 

mekar saat gelap

mungkin ia agak malu malu jika mekar di siang hari 

Senin, 05 Januari 2015



tidak sulit sebenarnya melengkungkan senyum 
toh itu semua karunia dari Sang Pencipta
yang wajib kita syukuri

cerita malam minggu #part2


Ini malam minggu pertama di awal 2015,
Masih melihat – lihat hasil foto liburan beberapa hari yang lalu. Sejenak saya bisa melepas banyaknya penat yang sudah menumpuk, yang terlalu nikmat bila disimpan sendiri.
Memandangi karunia Allah lewat alam itu menyenangkan, walau terkadang mall juga memanjakan.
Ada rasa nyaman luar biasa saat angin di gunung membelai lembut
Atau juga percikan air dari ikan ikan yang asik berenang
Oh iya!
Jangan lupa pada hujan yang selalu menyapa setiap saat.
Ah maafkan saya yang kurang bisa merangkai kata
Tapi yang jelas ini akhir tahun yang luarbiasa, untuk memulai di tahun baru yang tak terduga
Tangerang – Kediri – Malang – Batu – Blitar - Tangerang






sebuah karya Sang Pencipta,

penciptaan yang luarbiasa.

G.Kelud - Jawa Timur



selamat tahun baru!

Selamat
Sudah memasuki tahun yang baru
Meski semua tidak harus baru
Tapi semangat harus menggebu
Pemikiran tentu!