#2
untuk mamah yang kasihnya sempurna
Manusia
memang tidak ada yang sempurna, tapi aku amat sangat yakin kalau kasih sayang
seorang mamah itu amat sangat sempurna.
Dari
belum adanya kita sampai saat kita dewasa sekarang, aku berani jamin kasih
sayangnya masih utuh atau bahkan meningkat setiap saat..
Maaah,
ini anakmu .. usianya sudah dua puluh dua tahun
Mandiri?
Ah ya ampun belum rasa rasanya.. masih amat sangat ketergantungan sekali dalam
keseharian. Belum banyak yang bisa dibanggakan dari seorang “aku” mah. Anak
sulung mamah, yang belum menyelesaikan studi S-1 nya, alasannya klasik mah. “agak terlambat karena pekerjaan, belum bisa
bagi waktu antara keduanya.”
Jangan
bosen ya mah, menegur anak keras kepala macam aku ini.
Jangan
bosen juga mendoakan dalam setiap mamah sholat
Sehat
terus dalam keseharian, mah..
Kalau
Cuma kata kata sih, nggak akan bisa ukur tingkat kasih sayang mamah ke anaknya.
Mamah
sering bilang kalau, anak itu penting dan segalanya pokoknya....
Untuk
anak itu, ya kaki jadi kepala kepala jadi kaki.
Segalanya
dilakukan demi anak.
Doakan
anakmu ini berhasil ya mah.
Aku
doakan mamah sehat terus
Doakan
agar dia cepat lulus dan wisuda juga
Agar
tak terlena dengan pekerjaannya sekarang. Ya, karena jika selesai studi-nya,
aku wajib lebih giat lagi dalam mencari pundi-pundi rupiah. Oh iya, atau bahkan
melanjutkan jenjang kuliah berikutnya.
Teruntuk
mamah yang kasihnya amat sangat sempurna, anakmu ini amat sangat mencintaimu.
Iya itu aku J
30
Januari 2015
@ifaaat07
Jadi inget mamah :(
BalasHapus