Jumat, 30 Januari 2015

#30HariMenulisSuratCinta

#2 untuk mamah yang kasihnya sempurna

Manusia memang tidak ada yang sempurna, tapi aku amat sangat yakin kalau kasih sayang seorang mamah itu amat sangat sempurna.
Dari belum adanya kita sampai saat kita dewasa sekarang, aku berani jamin kasih sayangnya masih utuh atau bahkan meningkat setiap saat..
Maaah, ini anakmu .. usianya sudah dua puluh dua tahun
Mandiri? Ah ya ampun belum rasa rasanya.. masih amat sangat ketergantungan sekali dalam keseharian. Belum banyak yang bisa dibanggakan dari seorang “aku” mah. Anak sulung mamah, yang belum menyelesaikan studi S-1 nya, alasannya klasik mah. “agak terlambat karena pekerjaan, belum bisa bagi waktu antara keduanya.”
Jangan bosen ya mah, menegur anak keras kepala macam aku ini.
Jangan bosen juga mendoakan dalam setiap mamah sholat
Sehat terus dalam keseharian, mah..

Kalau Cuma kata kata sih, nggak akan bisa ukur tingkat kasih sayang mamah ke anaknya.
Mamah sering bilang kalau, anak itu penting dan segalanya pokoknya....
Untuk anak itu, ya kaki jadi kepala kepala jadi kaki.
Segalanya dilakukan demi anak.
Doakan anakmu ini berhasil ya mah.
Aku doakan mamah sehat terus
Doakan agar dia cepat lulus dan wisuda juga
Agar tak terlena dengan pekerjaannya sekarang. Ya, karena jika selesai studi-nya, aku wajib lebih giat lagi dalam mencari pundi-pundi rupiah. Oh iya, atau bahkan melanjutkan jenjang kuliah berikutnya.

Teruntuk mamah yang kasihnya amat sangat sempurna, anakmu ini amat sangat mencintaimu. Iya itu aku J
30 Januari 2015

@ifaaat07

1 komentar: