karena pertanyaan "kapan lulus" itu panjang jawabannya, jadi baiknya doakan saja biar saya segera lulus ya.
Jumat, 24 Oktober 2014
ceritanya puisi
entah lilin atau api biarkan ia tetap menyala terang,
terang benderang.
anggap saja mimpi yang membumbung tinggi.
jika ia jatuh cepat bangkit kembali.
mencari sukses tidak hanya sekali, butuh proses berkali kali.
-- siti fatimah
21092014
Senin, 20 Oktober 2014
sajak singkat
ada senyum
yang muncul saat itu,
masih sama rasanya seperti yang lalu lalu
masih sama rasanya seperti yang lalu lalu
berusaha biasa
tapi tetap kelu dan kaku
ah, yaaaa. itu
aku!
Minggu, 19 Oktober 2014
quotes
Kita ada pada masa dimana jarak
menjadi alasan masalah dan amarah untuk datang
Kita ada pada masa dimana
komunikasi
yang sedikit menjadi rindu bercampur ragu
Kita ada pada masa dimana
aktivitas masing masing
dari kita ingin jauh lebih diperhatikan
Semoga tak berlangsung lama
Lekas berlalu
Melebur dan tak melulu menjadi Satu
Kembali seperti semula
Rindu yang makin memuncak ketika berjumpa
Aku rindu apa adanya
Semoga selalu ada rasa percaya di antara kita
Semoga rasa tak jadi sia-sia
17032014
quotes
Yakinkan bila itu ragu
Kuatkan bila melemah
Genggam bila mulai goyah
Maniskan yang pahit
Gurihkan yang hambar
17032014
Sabtu, 18 Oktober 2014
Mari belajar menghargai
Ini
cerita beberapa minggu yang lalu, jadi begini..
Di
rumah,aku mengadakan kegiatan belajar bersama beberapa anak sekolah dasar dan
sekolah menengah pertama, selepas kegiatan mengajar dari pagi sampai siang
bahkan sampai sore atau malam di salah satu sekolah dasar negeri di kabupaten
Tangerang. Sekitar 4 – 6 anak yang belajar membaca jam 4 sore, lalu ada 4 anak
smp yang belajar selepas maghrib.
Di
awal bulan Oktober ini, mereka akan menghadapi UTS (Ulangan Tengah Semester).
Seperti biasa mereka belajar dan latihan beberapa soal. Kadang bila jenuh sudah
merasuki diri mereka, yaaa pasti dengar musik atau nonton beberapa video.
Hari
itu malam senin, anak anak memang libur les. Ada rekan mama yang datang untuk
mendaftarkan anaknya untuk ikut belajar bersamaku dan beberapa anak smp
lainnya. Aku ragu, apa harus diterima belajar atau menolaknya dengan halus. Ada
alasan konkret yang memang harus aku pertimbangkan.
Iya.
Esok
harinya sudah UTS.
Itu
alasan yang membuatku berfikir
“ya, baiklah rasa rasanya ditolak saja akan berat tanggung
jawabmu fat bila menerima dua anak itu untuk Les dengan ditarget bagus karena
besok UTS. Lagipula sudah 4 anak yang belajar, pasti tidak akan fokus jika
harus ditambah”
Lain
dari itu, anak anak juga sudah tidak ingin jika ada anak baru untuk les lagi.
Bukannya
menolak rejeki, bukan… bukan itu sama sekali
Tapi
bukankah, akan sangat berat tanggung jawab yang aku emban jika ku terima anak
itu untuk belajar bersama sama yang lain. Esok paginya dia sudah UTS, tapi dia
datang dengan tiba tiba ingin les, plus dengan kedua anaknya pula.
Ah..
tolong hargai orang lain ya.
Bukan
materi saja yang dikejar kalau dalam hal seperti ini, ada banyak pertimbangan
pertimbangan yang memang harus difikir ulang.
Kemudian
ku katakan baik baik, bahwa aku tidak siap jika menerima anak ibu itu. Tak lama
ibu itu ditelefon anaknya yang sudah datang didepan rumahku.
Aneh,
Aku
belum memberikan keputusan ya atau tidak, tapi sudah datang saja.
Selesai
menelefon, ibu tersebut berbicara sedikit dengan raut muka yang berubah 3600
ya
ampun aku bingung sekali, akupun menjelaskan dengan meminta maaf bahwa tidak
bisa menerima anak ibu itu untuk les. Karena, memang banyak alasan yang harus
kupertimbangkan.
Ibu
itu, langsung pergi tanpa mengucap salam dan senyum sedikit pun.
Setelah
kejadian itu, beliau tidak pernah menyapa atau senyum kembali seperti biasanya
jika kami saling berpapasan.
Kadang
orang tidak paham keadaan kita, kadang juga meng-gampang-kan setiap hal tanpa
rasa menghargai keadaan kita.
Datang
di saat butuh, tapi ketika kita tidak bisa membantunya maka dia akan
mengacuhkan atau bahkan melebih-lebihkan cerita tentang kita kepada orang lain.
Bukan
satu atau dua kali aku mengalami hal seperti ini, yaaaa abaikan saja sambil
didoakan yang baik baik. Orang jahat itu ya jangan dijahati lagi, tetap sama
saja sikap kita terhadapnya.
Iya..
tetap Baik saja, mari belajar menghargai orang lain ya. Masih mau punya teman
teman yang baik kan? J
--SITI
FATIMAH 19102014
Sabtu, 11 Oktober 2014
October, Me!
Hello,
22 years old !
Umur
udah bertambah, mestinya kedewasaan juga udah makin meningkat. Ini usia aku
sekarang, (aku, saya, gw, gue, bebaaaaas). Angkanya kembar, iya 22 tahun tepat
Selasa kemarin tanggal 07 Oktober 2014. Dua puluh dua tahun yang lalu ada anak
perempuan manis lahir di daerah Jawa Timur, di Kediri sih tepatnya. Lahir di
rumah sakit Islam gitu, -- udah Islami banget belom sih dari kecilnya.waseg --
Sekarang
tiba tiba udah gede aja, ambisinya banyak. Tapi baru sedikit yang tercapai.
Yagitu – banyak hal. Doain ya biar tercapai semuaaa
Maunya
bisa kuliah bayar sendiri, Maunya udah bisa kerja dengan hasil sendiri, dan
Alhamdulillah juga udah bisa walaupun dengan salary yang masih
sedikit banget. walaupun dengan banyak keringat yang udah bercucuran banget,
dan juga jam kerja yang sejujurnya luarbiasa – kurang rapih.
Di
saat saat yang sekarang begini, banyak yang harus dikorbanin, “ waktu “ contohnya. Waktu waktu buat
kumpul sama temen pun jadi jarang, mungkin karena otak sama hati udah jalan
kalo di masa sekarang jangan minta uang mulu. –iyagitu
Contohnya, anak anak himpunan di kampus ngadain Ospek di daerah Bandung. Apa aku bisa ikut waktu itu -- engga. Apa waktu itu nyesel banget karena ngga bisa ikut – iya
“
ah, maafin kak ifat ya anak ESA Untirta L “
Acara yang baru dan masih anget ngga aku ikutin
pun adalah acara LK ESA Untirta.
Mestinya kemarin sabtu 11 oktober 2014, aku
ikut ke Pandeglang liat bagaimana mereka berproses dari gelas kosong yang
nantinya akan terisi penuh sama ilmu yang mereka inginkan dan dapatkan.
“
ah, maafin kak ifat lagi ya anak ESA Untirta L “
Terlebih lagi, waktu untuk merampungkan skripsi juga sebenarnya jadi agak lama. Ketika aku sudah memilih untuk bekerja di saat belum menerima ijasah S 1 ini. Yaaaa skripsi aja belum beres masa mau nerima ijasah S 1-nya paaat.
Nah lagi, waktu sama keluarga juga berkurang.
Pernah karena mau nyiapin akreditasi sekolah, pulang kerumah itu jam 8 malam.
Luarbisa ~
Berangkat pagi lalu pulang malam.
I didn’t
have enough time, to refresh my mind to recharge my soul and also my body yet.
Sekarang sudah tambah usianya ya fat, segala yang dijalani dan dilewati itu mestinya selalu disyukuri, lalu kurangi negative thinking-nya.
Masih ngga mau bersyukur kah, dikasih orang-orang
luar biasa yang sayang dan selalu ada. Walaupun kadang susah ketemunya.
Masih ngga mau bersyukur kah, dikasih adik adik
ibu dan bapak yang sayangnya ngga pernah berkurang. Yang tiap butir doanya di
ijabah Tuhan. Yang tiap tangis dan tawanya atas ijin-Nya. Yang tiap doanya, ada
nama siti Fatimah yang disebut.
Masih ngga mau bersyukur kah, dikasih anak anak
kecil titipan Allah yang sayangnya luar biasa. Yang tiap sore rela diantar ibu
atau bapaknya buat belajar bareng sama si ifat ini yang dosanya aja banyak
banget. yang kurang dan khilafnya aja luarbiasa ngga keitung.
Mereka rela buat pulang malem, demi
bercengkrama dulu selepas belajar sama si ifat ini yang ilmunya ngga seberapa. Habis
itu baru ayah dan ibu mereka jemput untuk pulang kerumahnya masing masing.
Ah, betapa kurang bersyukurnya hamba ini ya
Allah.
Terima kasih untuk ibu Sri dan Bapak Slamet
atas kasih sayang dan segalanya, atas tangis, tawa dan cucuran keringatnya,
doain anakmu ini terus ya biar sehat dan punya tabungan banyak buat berangkatin
Haji J
Terima kasih untuk adek Agung dan Astrid udah
mau terima kakaknya yang jauh dari sempurna gini, doain biar sehat terus, cepet
lulus S 1, Cepet sukses, cepet punya tabungan banyak, banyak usaha sampingannya
dan dapet jodoh yang akhlaknya bagus, direstui orang tua :D
Terima kasih untuk 3P, giring, anak osis sma
kadu doain gw sehat terus dan banyak rejeki ya~
Terima kasih buat bms O29, genggong, susu,
kemoceng, Hima Esa Untirta. Ah aku sayang kalian
Terima kasih untuk setiap kejutannya siswa
siswi SDN Curug Wetan I/IV, staf dan dewan guru di usia 22 tahun ini.
semoga bisa sehat terus, punya tabungan banyak, rejekinya banyaaak, jodohnya baik akhlaknya juga baik dan direstui orang tua J :D
aku sayang kalian <3 <3 <3
Di usia dua puluh dua tahun ini, mungkin memang banyak hal yang belum diraih. Tapi setidaknya berusaha dan berdoa itu wajib dikerjakan. Contohnya lupakan mantan *loh?
Hahahaha makasih ya tan.
Welcome 22 years Old
Be positive!
Be creative!
Success is a habit!
siti fatimah
Langganan:
Postingan (Atom)




