Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juli 2015

ego

Kantuk agak menghilang
Dihempas ego masa muda yang sulit diredakan
Oleh tutur amatiran

Bawa aku sejenak ke Jogja
Ada keramahan warga di sana
Setidaknya melepaskan penat
Hiruk pikuk sekitar
July 2, 2015
@ifaaat07


waktu

Waktu hampir tengah malam
Sunyi tapi pikiran tak keruan
Mendengarmu mengeluh setelah berpeluh seharian
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Rindu ya?
Memuncak saat tetes tetes hujan menghujam bumi
Lalu muncul aroma petrichor
Ya, waktu datang tiba-tiba
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Menggebu di tiap – tiap waktu
Lelap di malam hari
Sendu jika rindu
Mendoakan tak terlewatkan.
Terima kasih ibu
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Mau membohongiku soal waktu?
Ah.. kau bisa saja,
Waktu kita sama dan kita masih bersama dulu
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Waktu tak bisa kuputar,
Pun kenangan yang menggenang tak bisa pudar
Bisakah kita menjamu senja esok bersama?
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Jalanmu terasa buntu?
Mundurlah dan mulai dari awal,
Karena waktu masih bersamamu
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Untuk waktu yang kau berikan
Itu sebab namamu kuajukan pada Tuhan
July 2, 2015

@ifaaat07

waktu

Kamu yang membuatku tak kenal waktu
Menyebut dalam tiap – tiap doa
Agar Tuhan ijinkan kita bertemu

July 2, 2015

@ifaaat07

Selasa, 09 Juni 2015

untuk?

Untuk mantan yang tiba tiba datang, iya walaupun datang dalam bunga tidur
Untuk mantan yang senyumnya manis macam susu campur ketan
Untuk mantan yang matanya indah macam mawar yang merekah
Ngapain tiba tiba datang walau Cuma di mimpi malam malam
Iya, kadang ada dua kemungkinan.
Aku yang rindu atau si mantan yang juga rindu
Atau yaaa Cuma bunga bunga tidur (saja)
Tiap malam rasanya aku tak alfa untuk baca doa sebelum tidur
Tapi kalau memang ternyata mimpinya tentang mantan,
ya mungkin memang sudah begitu mimpinya ya?
Semoga mimpi terwujud di realita ya.
*ehh


katanya

Yang katanya membuat lidah kelu
Yang katanya membuat tatap jadi penuh makna
Yang katanya curi curi pandang itu seru
Oh, jadi itu yang namanya cinta





Sabtu, 14 Maret 2015

yakin

Untuk setiap teka teki yang muncul
Ah.. aku terkejut
Untuk setiap kejutan yang datang
Ah.. aku tercengang
Tetap semangat, dalam setiap tekad
yakin, dalam melangkah. siapkan doa di setiap aktivitas


Kamis, 26 Februari 2015

Untuk yang sedang diperjuangkan



Cinta memang begitu
Senang berjuang atau diperjuangkan
Senang bahagia atau membahagiakan

Datangnya tak menentu
Karena pasti tiba tiba
Tapi ingat, jangan terlampau senang
Bahkan sampai berlebihan

Untuk yang sedang diperjuangkan
Iya aku tahu itu pasti rasanya menyenangkan
Tapi tetap sigaplah setiap saat
Karena terjatuh pun bisa kapan saja
Karena yang memperjuangkanmu pun bisa saja
Berusaha memperjuangkan yang lain

Untuk yang sedang diperjuangkan
Tetap bersyukur dengan yang didapatkan
Simpan baik baik
Jangan dia saja yang berjuang

Tapi kamu, juga


23 feb '15   

hai nyinyir


Untuk setiap kacau yang tiba tiba muncul
Untuk setiap mood yang terkadang naik turun
Kadang aku kesal pada nyinyir yang terlontar dari bibir
Kadang aku juga sebal pada orang orang yang menganggapku remeh
Tapi marahku dan sebalku tidak untuk hal remeh temeh

Untuk tiap tiap mood dan kacauku yang tiba tiba muncul
tahanlah pelan pelan, kuatkan dan tetaplah bertahan
Sukses dan semangat akan segera menyadarkan
nyinyir nyinyir dari tiap tiap bibir..




23 feb '15 21:05

Kamis, 15 Januari 2015

punya cara lain?

Cari uang itu sulit mudahnya beragam
Ada yang harus jungkir balik
Ada yang menebar senyum
Ada pula yang berleha – leha
Lalu Anda yang mana?

Punya cara lain?
Menilai dalam diam itu enak
Tapi didiamkan berhari hari itu enek
Memangnya saya bakso panas
Didiamkan dulu baru disantap

Diam itu kan emas
Satu quote yang sering wara wiri di telinga
Tapi yang mendiamkan enaknya diremas

Remas sikap buruknya, habis tiada sisa
Penuh intrik yang tidak asik
Tak wibawa tapi jumawa
Ya ampun, ini realita?

Realita muka dua

sajak seadanya

Mau konspirasi apa lagi?
Tak cukup berdiam sendiri?
Tapi bisik sana sini

Kan sudah jelas
Siapalah saya
Yang Cuma dianggap bias
Dibanding Anda? Ya bedalah

Anak kecil yang direbut permennya
Mungkin akan nangis dan marah
Tapi saya tidak mengambil apapun hak Anda
Itu masih penuh dan rapi ditempatnya

Ah
Ya ampun
Saya berhadapan dengan kanak kanak

Dibalik chasing  hampir kepala tiga

Rabu, 14 Januari 2015

sajak anak kemarin sore


Ada tawa yang riang terbayang
Saat anak anak kemarin sore itu datang
Polos, lugu, penuh rasa ingin tahu serta penyayang
Menghibur ketika keluh datang berkepanjangan
Ibu, aku ingin belajar membaca. Ujarnya,
Anak anak kemarin sore yang tak begitu nakal
Tapi punya impian dan cita setinggi langit
Ibu, aku tadi begini dan begitu di rumah. Ujarnya,
Selalu ada cerita tiap mereka datang
Seakan hal wajib disela kegiatan
Andai senyum ini bisa disimpan
Kusimpan dibrankas kuberi kode kerahasiaan
Ah ya.
Kubiarkan senyum senyum ini terus terpancar
Setiap sore setiap saat.

Hey. Terima kasih ya!

cerita malam minggu #part3



Anak anak muda, duduk bersama
Datang dari keluarga berbeda
Sudah kenal lama

Anak anak muda, duduk bersama
Punya planning tingkat dewa
Tapi semangat mereka tidak sama
Proses sukses mereka pun berbeda

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Amat jarang bercengkrama
Selayaknya masih belia

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Pop ice kebanggaan mereka
Kini berubah kopi, wedang atau semacamnya

Anak anak itu kini beranjak dewasa
Jarang menghibur diri, Sibuk tak terkira
Terbentur setumpuk kerjaan
Yang sama sekali tidak ringan

Anak anak yang beranjak dewasa
Berkumpul bersama
Kembali Bercengkrama